Mengapa Mengetahui Golongan Darah Penting? 5.000 Pelajar Jadi Sasaran Program Ini

ANEWS.co, PASURUAN – Sebanyak 600 pelajar dari enam sekolah di Kabupaten Pasuruan telah mengikuti pemeriksaan golongan darah pada dua hari pertama pelaksanaan program yang digelar PMI Kabupaten Pasuruan. Di balik capaian tersebut, tersimpan upaya membangun kesadaran kesehatan sejak usia dini melalui pengenalan identitas kesehatan dasar yang masih sering belum diketahui anak maupun orang tua.
Data golongan darah kerap dianggap sebagai informasi sederhana. Padahal dalam berbagai situasi kesehatan, informasi tersebut menjadi bagian penting dari identitas medis seseorang. Karena itu, mengenalkan golongan darah kepada anak sejak usia sekolah dinilai sebagai langkah awal membangun literasi kesehatan masyarakat.
Program yang dimulai pada 12 Oktober 2026 itu menargetkan menjangkau 5.000 pelajar hingga 30 Oktober mendatang. Pada dua hari pertama, kegiatan telah dilaksanakan di MIN 1 Pasuruan, MIN 2 Pasuruan, SDN Gajahbendo, SDN Pogar I Bangil, SDN Pogar II Bangil, dan SDIT Alam Al Uswah Bangil. Masing-masing sekolah melibatkan sekitar 100 siswa.
Pengurus PMI Kabupaten Pasuruan, A. Syauqil Adib, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pemanfaatan Bulan Dana PMI yang dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan kesehatan.
“Bulan Dana PMI tidak hanya menjadi sarana untuk menghimpun dana kemanusiaan, tetapi juga mendukung berbagai kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, salah satunya pemeriksaan golongan darah bagi siswa-siswi di Kabupaten Pasuruan secara gratis,” ujarnya.
Menurut Syauqil, manfaat program ini tidak berhenti pada hasil pemeriksaan semata. Setiap siswa didorong untuk memahami pentingnya mengenali kondisi kesehatan diri sendiri sejak dini.
Informasi golongan darah memang tidak dapat langsung digunakan sebagai dasar tindakan transfusi darah karena tetap memerlukan pemeriksaan medis lanjutan. Namun data tersebut menjadi bekal awal yang penting bagi setiap individu.
Selain aspek kesehatan, program ini juga menyisipkan edukasi kemanusiaan. Para siswa diperkenalkan pada pentingnya donor darah dan peran darah dalam membantu menyelamatkan nyawa orang lain. Dengan cara yang sederhana, anak-anak diajak memahami bahwa kesehatan dan kepedulian sosial memiliki keterkaitan yang erat.
Kepala MIN 1 Pasuruan, Abdul Qodir, menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, manfaat program tidak hanya dirasakan siswa, tetapi juga sekolah.
“Ini baru pertama kali dilaksanakan di MIN 1 Pasuruan. Kami sangat mendukung kegiatan ini karena manfaatnya sangat besar. Selain siswa mengetahui golongan darahnya, sekolah juga terbantu dalam melengkapi data kesehatan peserta didik,” katanya.
Dalam jangka panjang, program ini bukan sekadar mencatat golongan darah ribuan siswa. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui lingkungan sekolah. Mengenal golongan darah mungkin terdengar sederhana, tetapi dari langkah kecil itulah kesadaran kesehatan dapat mulai tumbuh dan berkembang pada generasi muda.
Post a Comment